TVRINews - Pekalongan
Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal resmi mendeklarasikan kemandirian sebagai organisasi profesi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Deklarasi tersebut digelar di Cinlong Dupan Square, Minggu, 7 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Milad ke-109 Aisyiyah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi profesi guru PAUD di lingkungan Aisyiyah sekaligus memperluas ruang pengembangan kompetensi para pendidik.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekalongan, Rita Rahmawati, menyebut deklarasi kemandirian IGABA menjadi momentum penting yang sejalan dengan perayaan usia ke-109 organisasi Aisyiyah.
“Momentum ini sangat tepat karena bertepatan dengan Milad ke-109 Aisyiyah. Deklarasi kemandirian IGABA menjadi kado istimewa bagi Aisyiyah Kota Pekalongan,” ujarnya.
Menurut Rita, kemandirian organisasi tidak dimaksudkan untuk memisahkan diri dari organisasi profesi guru PAUD lainnya. Sebaliknya, IGABA tetap membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Kemandirian ini menjadi upaya memperkuat organisasi profesi guru PAUD Aisyiyah. Kami tetap bermitra dengan HIMPAUDI dan IGTKI untuk bersama-sama meningkatkan program dan kualitas guru PAUD,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan IGABA yang mandiri dapat memperkuat profesionalisme guru, memperluas jejaring antarpendidik, serta mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan di seluruh lembaga PAUD Aisyiyah.
Sementara itu, Ketua IGABA Kota Pekalongan, Fitriyah, mengatakan deklarasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pimpinan Pusat PAUD DASMEN Aisyiyah yang mendorong penguatan organisasi profesi guru di lingkungan Aisyiyah.
Menurutnya, status organisasi yang mandiri akan memberikan keleluasaan bagi IGABA untuk merancang dan menjalankan program yang lebih sesuai dengan kebutuhan guru dan lembaga PAUD Aisyiyah.
“Kami ingin lebih fokus mengembangkan program sendiri, meningkatkan kualitas guru, dan melejitkan PAUD Aisyiyah agar mampu mewujudkan anak-anak yang cerdas dan berkarakter,” katanya.
Fitriyah juga mengajak seluruh anggota IGABA untuk menjaga kekompakan dan terus berkontribusi dalam pengembangan organisasi maupun peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Dengan kebersamaan, kami optimistis IGABA dapat menjadi wadah yang semakin kuat bagi guru-guru PAUD Aisyiyah,” pungkasnya.
Melalui deklarasi ini, IGABA Kota Pekalongan berharap dapat berperan lebih aktif dalam meningkatkan kapasitas guru PAUD, memperkuat kolaborasi antarorganisasi pendidikan, serta mendukung lahirnya generasi anak Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.










