TVRINews – Tegal
Langkah Mitigasi Inflasi Sektor Pangan
Ketahanan pangan di wilayah eks Karesidenan Pekalongan, termasuk Kabupaten Pemalang, menunjukkan tren positif dengan ketersediaan stok yang diprediksi mencukupi kebutuhan masyarakat hingga awal tahun depan.
Langkah strategis penguatan cadangan pangan ini dikonfirmasi langsung oleh Anggota Komisi XII DPR RI, Ramson Siagian, saat melakukan inspeksi mendalam di Gudang Bulog Kedungkelor, Kabupaten Tegal, Jumat 1 Mei 2026.
Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, total cadangan beras yang dikelola Bulog di wilayah tersebut kini mencapai 117.000 ton.
Optimalisasi Penyerapan Gabah Petani Lokal
Berbeda dengan kebijakan pengadaan di masa lalu, stok yang tersedia saat ini merupakan hasil murni dari serapan produksi petani domestik.
Hal ini menandakan keberhasilan sinergi antara kebijakan pusat dan produktivitas daerah dalam meminimalisir ketergantungan pada komoditas luar negeri.
"Beras di gudang ini tidak ada beras impor, yang ada beras lokal. Daya serapnya mencapai 118 ribu ton," ujar Ramson Siagian di sela-sela peninjauan. Ia menekankan bahwa prioritas pada hasil panen lokal tidak hanya memperkuat kedaulatan pangan, tetapi juga menjadi instrumen vital dalam menjaga stabilitas kesejahteraan para petani di Jawa Tengah.
Dengan rata-rata konsumsi daerah yang berada di kisaran 10.000 ton per bulan, surplus yang ada saat ini memberikan ruang pengamanan (buffer) yang sangat memadai bagi stabilitas harga di pasar tradisional.
Sinergi Otoritas dalam Pengendalian Inflasi
Kunjungan kerja yang juga dihadiri oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, serta jajaran pimpinan Bulog Jawa Tengah ini, bertujuan untuk memastikan jalur distribusi tetap ramping dan efisien.
Otoritas adalah mencegah spekulasi pasar yang kerap memicu volatilitas harga pada komoditas strategis.
"Sesuai visi Presiden, ketahanan pangan dan energi harus kokoh. Kami terus memantau agar harga di pasar tetap terkendali dan tidak membebani masyarakat," tambah Ramson.
Selain aspek ketersediaan, apresiasi khusus diberikan kepada Kabupaten Pemalang atas konsistensi peningkatan produksi padi.
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan Bulog dinilai menjadi kunci utama dalam menekan laju inflasi pangan, sekaligus memberikan jaminan psikologis bagi masyarakat mengenai kepastian pasokan kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi global.










