TVRINews, Semarang
Saloka Theme Park resmi meluncurkan tiga lagu pemenang kompetisi Saloka Mencari Musik dalam rangkaian Saloka Fest Urban Culture 2026 yang digelar di Saloka Theme Park, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu, 27 Juni 2026. Program strategis ini menjadi bagian integral dari perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-7 Saloka sekaligus upaya nyata dalam menghadirkan ruang kreatif inklusif bagi para musisi lokal di tanah air.
Salah satu agenda utama dalam festival tersebut adalah kompetisi Saloka Mencari Musik yang mengajak para pencipta lagu dari berbagai daerah untuk menghasilkan karya orisinal bertema Saloka. Melalui medium seni suara ini, destinasi wisata keluarga terbesar di Jawa Tengah tersebut berupaya mendekatkan diri dengan ekosistem ekonomi kreatif.
Perwakilan Manajemen Saloka, Danny Agung Nugroho, mengatakan kompetisi tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi musisi untuk berkarya, tetapi juga menjadi bagian dari strategi promosi melalui media musik.
"Tujuan utama dari dibukanya ajang 'Saloka Mencari Musik' ini adalah memberikan ruang seluas-luasnya bagi komunitas pencipta lagu untuk berkarya," ujar Danny.
Ia menjelaskan, antusiasme peserta cukup tinggi. Dalam waktu satu bulan sejak pendaftaran dibuka, panitia menerima 103 lagu dari berbagai daerah. Seluruh karya kemudian melalui proses kurasi dan penilaian selama satu bulan hingga terpilih tiga lagu terbaik yang dinilai memiliki karakter kuat dan selaras dengan citra Saloka.
Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, Saloka menggandeng gitaris Sheila On 7, Eros Candra, sebagai mentor sekaligus juri utama dalam ajang pencarian bakat ini.
Menurut Eros, proses seleksi dilakukan secara bertahap hingga mengerucut menjadi 10 besar sebelum akhirnya dipilih tiga karya terbaik. Ia menilai kualitas lagu yang dikirim peserta cukup beragam, termasuk sejumlah karya inovatif yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
"Kehadiran teknologi AI saat ini memang tidak bisa kita hindari, dan itu sama sekali tidak masalah. Bagi saya, yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa membawakannya dengan baik. Saya tetap sangat menghargai kreativitas mereka, walaupun di dalamnya menggunakan bantuan AI," kata Eros.
Pada puncak acara, Saloka resmi meluncurkan tiga lagu pemenang, yakni "Pasar Malam" karya Jambore, "Weekend" karya Rivera Kalimantan, dan "Ceria Tiada Habisnya" karya Anggara Musiklab asal Wonogiri yang dinobatkan sebagai juara utama. Masing-masing pemenang memperoleh apresiasi berupa hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta.
Juara utama, Anggara, mengaku bersyukur dapat mengikuti kompetisi tersebut karena memberikan pengalaman berharga, termasuk kesempatan mendapat bimbingan langsung dari Eros Candra.
"Jujur, ini menjadi pengalaman yang luar biasa berharga bagi kami karena dimentori langsung oleh Mas Eros Candra.Awalnya sempat merasa waswas dan tegang namun dampak positifnya pun langsung terasa,” pungkas Anggara.










